Senin, 01 Agustus 2016

Sebuah Curahan Hati Wanita Berhijab: Kami Bukan Paling Baik, Tapi kami Berproses Menjadi Lebih Baik


Hijab. Begitu aku mengenalmu, ada perasaan yang tertanam di dalam hati bahwa aku ingin terus bersanding denganmu hingga nafas terakhirku. Menggunakan hijab merupakan cerminan kecintaaanku terhadap Allah. Meski kadang cobaan menerpaku karena begitu menggunakan hijab di berbagai kesempatan, tak jarang aku harus menerima komentar miring karena pandangan orang yang selalu menganggapku sempurna. Tapi, percayalah, semua itu semakin meneguhkanku bahwa dengan hijab aku berusaha menjadi pribadi lebih baik.

Sebenarnya fashionable bukanlah tuntutan kami, justru penampilan sederhana adalah prinsip kami.


Berhjab bukan perkara sekedar mengikuti tren fashion. Bagi kami berhijab adalah perintah agama yang harus dijalankan oleh setiap wanita muslim. Bahkan berhijab membuat kami tidak kehilangan akal untuk berkreasi.
Banyaknya tren fashion berhijab saat ini meninggalkan nilai-nilai murni dari hijab sendiri sangat miris. Hijab yang seharusnya berfungsi sebagai benteng kita, justru hanya dijadikan hanya sekedar 'mengekor' orang lain yang berhijab. Berhijab membuat kami berpenampilan sederhana, penampilan yang tak hanya indah di mata manusia namun juga di hadapan Allah. Hijab bagaikan sebuah perisai indah yang akan terus melindungi kami.
Adakalanya profesi tertentu tidak mendukung kami berhijab, tapi kami yakin hijab inilah yang akan membimbing kami mendapatkan pekerjaan yang layak.

Jika berbicara tentang kemerdekaan hak asasi wanita, maka kami tak pernah mendapatkannya. Ada profesi tertentu yang terkadang melarang kami untuk berhijab. Lalu apa alasannya? Bukankah kami juga layak untuk membuktikan, kami juga memilki skill yang potensial.
Kami tetap membuktikan, bahwa dengan berhijab, kualitas kami tak kalah bersaing dengan yang lain. Dengan berhijab, pekerjaan kami justru menjadi tantangan tersendiri. Dimana kami selalu berusaha mencerminkan pada orang lain, bahwa hijab yang kami juga juga turut menunjang kesuksesan kami.
Kami bukan seseorang yang merasa sempurna tentang agama, tapi kami juga berproses untuk menyempurnakan perintah Allah.



Bahkan tak jarang tudingan orang terus menghakimi kami sebagi makhluk yang sempurna. Sering pertanyaan yang bahkan aku sendiri tak paham sering kami terima. Tapi apakah kalian mengerti bahwa kami juga perempuan biasa yang tak luput juga dari salah.
Ada yang berkomentar, "perempuan yang mengenakan hijab belum tentu lebih baik dari yang tidak mengenakannya". Well, itu tergantung pribadi masing-masing dalam menilai. Bagi kami, hijab merupakan awal untuk berproses lebih baik. Justru, hijab inilah yang membimbing kami agar selalu berhati-hati dalam segala aspek.

Hijab bukan hanya memberi banyak pembelajaran dari segi agama, tetapi secara keseluruhan, baik hal kecil maupun besar. Mulai dari berpikir sebelum berkata dan melakukan berbagai hal hingga hal yang paling besar, yakni kelak menjadi contoh bagi orang lain bahkan memberi teladan yang baik kepada anak-anak kita di masa depannya.
Sering kali kami di pandang sebagai sosok yang lembut. Tapi, kami hanya manusia biasa yang juga memiliki amarah.

Pahamilah bahwa kami juga memilki amarah. Amarah yang naluriah dimiliki oleh siapapun. Bukan berarti kami tak ingin dipandang lembut, namun kami adakalanya memiliki emosi yang kadang tak ingin kami lakukan.

Tak ada manusia yang sempurna, kami sebagai wanita berhijab juga memiliki kekurangan yang terkadang situasi membuat kami tak bisa untuk bersikap lembut dan menahan emosi. Namun, satu hal terpenting, sebuah proses tak selalu berjalan dalam waktu yang singkat, tetapi kami selalu berusaha agar selalu 'istiqomah' dengan hijab yang kami gunakan.
Salam hangat kawan,

dari Sahabatmu yang berhijab.





sumber : http://www.idntimes.com/ucila/sebuah-curahan-hati-wanita-berhijab-kami-bukan-paling-baik-tapi-kami-berproses-menjadi-lebih-baik?utm_source=facebooksprout&utm_medium=facebooksprout&utm_campaign=facebooksprout

Jumat, 22 Juli 2016

Semoga Aku Adalah Apa Yang Membuatmu Tak Ingin Mencari Yang Lain

Setiap jalan pasti akan menemukan ujung dan setiap pencarian pasti akan menemukan sesuatu yang di cari. Yakinlah setiap penantian akan berakhir dengan manis, setiap usaha kana menemukan hasil, dan saat doa-doa yang dipanjatkan akan berbuah manis. Jangan pernah mencaci air mata yang menetes dan jangan pernah menyesali takdir yang sudah kau alami.  Jadikan itu sebagai bukti pada Ilahi kalau kau pantas untun mendapatkan sesuatu yang kau perjuangkan.


Semoga Aku Adalah Apa Yang Membuatmu Tak Ingin Mencari Yang Lain Lagi. menjadi akhir dari sebuah penantian, menjadi jawaban atas doa-doa dalam sujud, dan mejadi awal sebuah kisah cinta maha romatis yang tidak akan pernah berakhir sampai surga-Nya.

Ku mohon jangan berharap kesempurnaan dalam diri ku. seperti bidadari dari syurga yang memiliki segalanya dan digambarkan dalam kisah-kisah klasik tempo dulu. Aku hanya seorang wanita biasa, yang natinya akan menua seperti ibumu, yang kadang cengeng seperti adik perempuan mu, dan tetunya memiliki kasih sayang seperti nenek yang kau cintai.

Izinkan wanita yang belum sempurna ini menyempurnakan agamnya bersama mu. mendapatkan bimbingan dengan hadirnya seorang imam dalam hidup. Dan ajarkan segala sesuatu tentang dirimu, agar aku bisa mencintaimu dengan sempurna. Seperti seorang ibu yang kau kenal sejak lahir dan mempercayakannya pada ku sekarang. Dan izinkan, wanita yang baru kau kenal ini belajar mencintaimu dan mengharapkan surga bersamamu.

Semoga kau tidak akan pernah mencari yang lain lagi. semoga aku menjadi cinta pertama dan terakhir dalam hidup mu. dan semoga kebersamaan kita akan membuka jalan keridhoan Allah.


Andai suatu saat nanti kau menanyakan seberapa besar cintaku padamu?. Tidak akan pernah ku jawab, karena keindahan surga yang sebenarnya tidak akan pernah tergambarkan. Dan itu aku rasakan ketika berada di sampingmu. 
Wahai (calon) Suami Ku...




sumber : http://www.jomloo.com/2016/01/semoga-aku-adalah-apa-yang-membuatmu.html

Selasa, 12 Juli 2016

Pertanyaan yang Sering Muncul Waktu Kumpul Keluarga dan Cara Menjawabnya





Semua orang berhak mendapat informasi. Masalahnya, kadang beberapa orang ngerasa berhak atas informasi yang sifatnya pribadi, bukan informasi untuk publik. Ini bisa kamu alami sendiri di acara kumpul-kumpul. Entah itu kumpul keluarga, kumpul tetangga, atau kumpul sama teman playgroup dulu.
 
Berhubung Lebaran sudah semakin dekat, Nyunyu mau bantuin kamu nyiapin mental menghadapi pertanyaan-pertanyaan semacam ini dari anggota keluarga atau kerabat, sekaligus cara menjawabnya secara diplomatis. 

 
Kapan lulus?”

Pertanyaan ini tentunya bakal ditanyain ke kamu-kamu yang lagi belajar di bangku kuliah. Masalahnya yang nanya kadang suka lupa nanya kamu udah semester berapa. 
Masih lama lulusnya, Tante.”
Kenapa? Banyak yang ngulang ya? Makanya belajar.”
Ya kan baru semester 3, Tante...” -_-
Ingetin lagi, kamu di semester berapa. Kalau ternyata emang udah semester akhir, biar nggak ditanya lagi, bilang aja lagi nyari judul skripsi. Sekalian tanyain, siapa tahu si Tante bisa ngasih judul skripsi buat kamu.


Apalagi kalau yang nanya kayak gini...
 

Ini pertanyaan jebakan sekaligus rancu. Pertama, skripsi kamu kan di situ-situ aja, nggak jalan kemana-mana. Kedua, ya intinya mereka cuma pengen tahu kapan kamu bakal lulus dan wisuda. Biar nggak ribet, bilang kalau skripsi kamu udah di bab 2. Biar keliatan ada kemajuan, soalnya kalo bab 1 kan gitu doang. (((Gitu doang))) Tapi jangan sebutin jumlah bab yang kamu kerjain, misalnya. Udah di bab 2 dari 7 bab. Jangan. Terus langsung minta doain.
Udah bab 2.”
Emang skripsinya berapa ba–”
Doain biar lancar ya, Tante.” Langsung kabur ambil opor ayam.

 
Udah kerja? Kenapa belum?”

Yang ini nyebelin. Mahasiswa yang baru lulus pasti ngalamin yang namanya nganggur. Biar udah nyebar CV ke sana-sini, tapi belum ada yang nyantol. Eh pake ditanya kenapa belum kerja. Untuk itu kamu harus menjawabnya dengan bijak dan diplomatis. Misalnya, “Saya udah berusaha sebaik-baiknya, tapi rejeki kan di tangan Tuhan. Ini bagian dari proses, om, tante, dan saudara-saudara sekalian. Lagian di rumah saya juga tetep banyak belajar dan latihan fisik untuk memanfaatkan waktu luang (baca: main video game).” :)


Udah punya pacar belum?”

Kamu bisa jawab dengan jujur pertanyaan ini. Kecuali kalo emang di keluarga besar kamu dilarang pacaran, ya mendingan nggak usah bilang sih. Haha. Tapi biasanya pertanyaan ini kayak soal ulangan, bakal merembet ke pertanyaan lainnya. Kayak...
 

Kenapa belum punya pacar?”


 

Kalau kamu jawab belum, pasti pertanyaan selanjutnya kayak gini. Dan yang nanya nggak akan berhenti dan puas dengan jawaban, “Yaaa... Belum punya aja.” Mereka pasti nanya lagi. “Bohong ah. Udah punya kali tapi backstreet? Nggak apa-apa, bilang aja. Masa sih nggak ada yang naksir? Kamunya jual mahal kali.” Nah, biar nggak ribet bilang aja kamu baru putus dengan pacar kamu sebelumnya. Tentunya mereka bakal ngerti kalau kamu nggak punya pacar saat ini karena masih patah hati. Huehehe. 

 
Kok nggak diajak ke sini?”

Yang bilang udah punya pacar, bakalan ditanya kayak gini selanjutnya. Intinya mereka sih pengen liat penampakan pacar kamu itu kayak gimana. Kalau kebetulan si pacar emang nggak bisa datang dan kerabat kamu masih aja nanyain, bilang aja rumahnya di Tangerang, Bekasi, atau Bogor. Mereka pasti maklum. Apalagi kalau rumah kumpul keluarganya di Jakarta Utara.

 
Kapan nikah?”

Yang ini bakal ditanyain ke kamu-kamu yang udah 20 tahun ke atas, apalagi kalau udah lulus kuliah, dan udah punya pacar. Hemmm, siap-siap deh. Malesnya lagi kalau ternyata emang belum siap dan belum ada rencana nikah. Nah, jawab aja pertanyaan ini dengan pertanyaan lagi. Tapi, kamu harus riset kecil-kecilan dulu nih. Terus bilang, “Tahukah om dan tante, berapa biaya yang dibutuhkan untuk nikah pada saat ini? Gaji saya aja sekian, terus yang bisa ditabung itu sekian. Jadi, saya butuh waktu sekitar sekian tahun untuk nabung. Atau, om dan tante udah siap nyumbang untuk bantuin saya, mungkin?” Gitu. Pasti nggak ditanyain lagi deh, yang ada pada sibuk ngitung.
 






Jumat, 18 Maret 2016

Yang Harus Kamu Lakukan Kalo Gebetan Nggak Balas Chat Kamu


Yang Harus Kamu Lakukan Kalo Gebetan Nggak Balas Chat Kamu



alah satu hal yang paling bikin bete bin nyesek di dunia adalah kalo gebetan nggak bales chat. Padahal dalam proses pendekatan, komunikasi yang baik itu penting banget buat membangun rasa percaya dan nyaman. Kalo nggak percaya dan nyaman gimana bisa membangun hubungan?

Makanya kebanyakan orang pasti yang paling pertama dicari dari gebetan adalah yang obrolannya nyambung. Kalo masih nggak percaya coba aja tanya sama mama atau papa kamu pas zaman mereka masih pedekate. Mungkin mereka chatting-nya via surat burung dara atau kode asap semacam S.O.S.

Tapi sayangnya, proses komunikasi itu nggak selalu berjalan lancar. Lagi pengin banget chatting-an panjang lebar, eh tiba-tiba doi ngilang nggak pernah bales lagi. Di-chat dari jam tujuh pagi balesnya pas jam tujuh pagi tujuh tahun kemudian.

Terus gimana dong kalo udah gitu? Kakanda pun sedang mengalami hal demikian rupa (iya ini memang mengandung curhat), jadi Kanda mencoba tetep berpikir positif untuk melakukan hal di bawah ini.

Coba Lagi
Yang namanya usaha kan nggak selalu berhasil pada tahap pertama. Seperti kata pepatah yang berbunyi, “Kegagalan adalah usaha yang tidak berhasil.” Itu bener banget, Kisanak. Kalimat yang halilintar sekali.

Kalo gebetan nggak balas chat kamu, cobalah terus hingga membuah hasil. Sekali, nggak dibales. Dua kali, nggak dibales. Tiga kali, nggak dibales. Enam puluh satu kali, nggak dibales juga. Yaudah…


Misalnya benar terjadi seperti itu ada beberapa kemungkinan, antara dia nggak punya pulsa, nomor kamu di-block, atau dia chattingan sama gebetannya yang lain.

Coba Pahami
Mendapatkan perhatian dari gebetan itu susah-susah gampang. Kalo dari awal dia emang udah tertarik atau suka, pasti dia dengan senang hati ngebales chat kamu secepatnya tanpa kamu minta, bahkan dia malah negur kalo kamu bales chat-nya lama.

Makanya coba dipahami, bisa aja dia nggak bales chat kamu karena dia lagi sibuk. Dari pagi dia sekolah/kuliah sampai siang, sorenya dia kerja hingga larut malam, lalu malamnya dia istirahat. Terus begitu siklusnya karena nggak punya waktu untuk membalas chat kamu. 



Coba Tanyakan Kepada yang Berpengalaman
Karena dia nggak balas chat kamu tentu itu akan melahirkan banyak pertanyaan di dalam benak. Nah, daripada kamu bertanya-tanya dan nge-judge sendiri kesimpulannya, ada baiknya kamu tanyakan atau berkonsultasi kepada yang berpengalaman.

Cobalah tanyakan kepada yang mengerti, bukan yang sotoy, atau yang sependeritaan sama kamu.



Coba Sadar Diri
Dicoba terus, udah. Dipahami, udah. Nanya ke yang berpengalaman juga udah. Tapi hasilnya tetap nihil sih? Oke. Sekarang adalah waktunya kamu sadar diri. Iya sadar diri melihat tampang kamu kayak gimana? Pahit? Memang, terimalah.

Satu pertanyaan yang harus kamu renungi ketika sadar diri.

Kamu siapanya dia?

Iya, kamu siapanya dia? Kalo dia tertarik dan menganggap keberadaan kamu di dalam kehidupannya, dia pasti menghargai komunikasi yang kamu coba jalin dan membalasnya se-nggak-sempet-apapun. Dia menambahkan kamu di dalam list prioritasnya.

Berarti dia selama ini nggak bales chat karena dia nggak tertarik sama kamu dan nggak menganggap keberadaan kamu di dalam kehidupannya. Well, ini adalah hal pahit yang harus kamu terima. Nggak semua orang menghargai usaha kamu atau meladeni kamu, terlebih orang itu memang nggak tertarik.

Dua hal yang harus kamu lakukan: berhenti dan mencari yang lain. Dalam artian, cobalah cari orang yang dapat menghargai kamu dalam segi komunikasi. Tapi, kalo mau diterusin yamonggo, silakan aja. Nyeseknya tanggung sendiri ya..

Nggak semua orang memberikan kesempatan untuk memasuki kehidupannya, terlebih ke dalam hatinya.

So, sekarang Kakanda mau tanya, poin berapa yang lagi kamu alami sekarang? Kalo Kanda sih poin terakhir. Yuk mari sama-sama curhat di kolom comments supaya hati lebih lega.






Keuntungan Punya Pacar Anak Bogor


Keuntungan Punya Pacar Anak Bogor


Meskipun saya bukan orang asli Bogor (karena saya darah blasteran JanDa ; Jawa Sunda, I mean..) dan tinggalnya di Kabupaten Bogor, ga papa kali ye kalo ngeblog tentang ini hahaha karena jiwa Bogor-nese nya udah dapet kok. secara udah tinggal hampir 9 tahun di Bogor ;p

check this out! 

Ketika kalian resah dari dulu sampe sekarang nggak punya pacar, udah usaha berkali-kali tapi tetep nggak dapet juga, mungkin bukan kalian yang salah, tapi tempat nyarinya yang salah. Kalau biasanya nyari di tengah kota, coba kali ini minggir dikit ke pinggiran, ke Bogor.

Walaupun tiap denger Bogor yang muncul selalu hal-hal yang berbau pedesaan, tapi percayalah, mojang-mojang dan jajaka-jajaka Bogor itu oke punya. Karasep-Gareulis kalau kata orang Sundamah.

Dan yang paling penting nih, selain cakep, pacaran sama anak Bogor punya banyak keuntungan. Ini hasil riset yang dilakukan kepada sebagian orang yang sudah atau sedang pacaran sama anak Bogor:

Ngebahagiainnya Gampang
Karena lingkungan Bogor yang nggak macem-macem, nggak banyak tempat ngegaul yang high-class, buat ngebahagian anak Bogor itu gampang. Lebih gampang dari Jakarta, karena dia nggak banyak ‘penglihatan’. Kalau biasanya pacaran sama anak Jakarta buat ngebahagiainnya harus dibawa ke tempat-tempat yang romantis (rooftop, misalnya) atau dikasih surprise (surprise-nya sih gampang, ‘sesuatu’ yang dibawa buat surprise-nya itu yang mahal), kalau anak Bogor, nggak perlu repot-repot bikin kayak gitu, angkotnya dibayarin aja udah bahagia.

Karena pada dasarnya keinginan itu muncul dari penglihatan, nah, anak Bogor ini penglihatannya terbatas. Karena gaya pacaran di lingkungannya cenderung sama, jadi keinginannya nggak yang aneh-aneh.

Kencannya Sehat
Suasana kota Bogor yang sebagian besar masih diisi dengan pepohonan bikin kencan jadi segar. Selain itu, liat deh orang-orang desa, pasti matanya sehat-sehat, kan? Iya, mereka sehat karena tiap hari ngeliatinnya yang ijo-ijo. Nah, Bogor kan masih banyak yang ijo-ijonya.

Jadi kebayang dong kalau kencan sama anak Bogor tiap hari? Paru-paru bersih, mata sehat, dompet juga sehat lagi. Jajanannya murah-murah.

Kencannya Murah
Nih ya, di Bogor itu, bawa seratus ribu aja udah cukup buat pacaran berdua di café-cafe gaul. Pulangnya bungkusin cireng juga duitnya masih nyisa. Karena Bogor beda sama Jakarta.

Di Bogor itu harga makanannya rata-rata nyesuain kantong anak kosan. Yuk makanya cobain pacaran sama anak Bogor. (Tapi khusus yg ini gue pribadi sih agak meragukan ya. karna fakta yg gue dapet di lapangan yg saya sendiri alami di beberapa cafe NGEHITZZZZZ di Bogor, harganya ga murah shay. 200k paling cuma bisa bayar makan&minum sendiri doang. hehe // kecuali ngedatenya di restaurant cepat saji, mungkin bisa deh makan berdua dgn budget segitu)

Pergaulannya Baik-Baik
Buat cowok-cowok yang nggak suka kalau pacarnya dugem, ngerokok, ataupun ngebir, tenang, di Bogor itu nggak ada club buat ajeb-ajeb. Bar pun cuma sedikit. Jadi buat ajeb-ajeb sambil ngebir ataupun ngerokok kemungkinannya kecil.

Apalagi kalau kalian ngepacarin anak Bogor asli. Keliatan deh baik-baiknya. Yang suka bandel itu biasanya anak pendatang.




Naaaah, gimana? Mulai tertarik buat nyari jodoh di Bogor?







Jumat Bahasa: Kode-Kode Cewek



Jumat Bahasa: Kode-Kode Cewek

Selama ini, cowok selalu dibilang sebagai makhluk yang nggak peka. Padahal, mereka jadi nggak peka karena ulah cewek itu sendiri. Gimana mau peka kalau cewek selalu ngomong pakai kode. Mending ngomongnya pakai kode morse, bisa diterjemahin. Ini kode-kode yang cuma di mengerti sama cewek.


Baiklah, saya sebagai cewek akan membantu cowok-cowok untuk memecahkan kode tersebut. Jadi kalau udah baca artikel ini jangan salah tanggap lagi sama kode yang cewek kamu kasih ya.
Silahkan dibaca baik-baik.

Aku Nggak Apa-Apa Kok
Cewek kalau ditanya kenapa dan jawabannya nggak apa-apa artinya dia ada masalah. Kalau denger jawabannya kayak gitu, kamu jangan langsung ninggalin atau matiin telepon cewek kamu. Tapi coba bujuk dia secara halus. Bujuk supaya dia mau certain tentang masalahnya.

Turunin Aku Di Sini
Jangan pernah berantem sama cewek pas lagi dikendaraan. Bisa-bisa dia bilang “Turunin aku di sini!!!”. Kalau cewek kamu udah bilang kayak gitu, jangan beneran turunin dia di pinggir jalan. Itu sama aja kamu bunuh diri. Cewek ngomong kayak gitu cuma mau ngegretak doang. Kalau kamu dalam situasi ini mending langsung baik-baikin cewek kamu.

Cieee…Ciee..Ciee..
“Cie yang chattingan sama mantan”, “Cie kamu deket banget sih sama Bunga, cie…cie..cieeee”. Dalam perteman “cie” itu berarti ngeledekin. Tapi kalau sama pacar “cie” itu artinya dia cemburu. Kalau pacar kamu udah ngeluarin kata-kata “cie”, lebih baik langsung minta maaf dan klarifikasi masalahnya.

Have Fun Ya
Emang, cowok itu butuh waktu untuk main sama teman-temannya. Ketika kamu pamitan buat pergi dan cewek kamu bilang have fun ya, artinya dia nggak rela kamu pergi sama teman-teman kamu.

Yaudah, Terserah…..
Yaudah, terserah adalah kata-kata andalan buat cewek. Kalau pacar kamu udah bilang yauda terserah artinya dia ngambek sama kamu.

Mantan Kamu Lebih Cantik Dari Aku Ya
Pacar kamu tahu siapa mantan kamu, itu artinya kiamat! Sampai bumi bentuknya kotak dia bakal bahas tentang mantan kamu terus. Kalau pacar kamu udah bilang “mantan kamu lebih cantik dari aku ya”, artinya dia cemburu. Nggak ada cewek yang benar-benar 100% puji cewek lain. Kalau kayak gitu langsung kamu puji balik cewek kamu. Bilang dia cewek yang paling cantik di dunia dan akhirat

Pikir Aja Sendiri!
Saat kamu tanya ke pacar kamu:
“Kamu kenapa sayang, kok 2 hari aku diemin?”
“Kamu pikir aja sendiri!”
Artinya kamu harus mengakui semua kesalahan yang pernah kamu perbuat dan minta maaf.

Aku Bisa Pergi Sendiri Kok
Ketika pacar kamu bilang “aku bisa pergi sendiri kok”, kamu jangan langsung bilang “hati-hati di jalan ya sayang”. Itu artinya dia nggak benar-benar mau pergi sendirian, tapi minta ditemenin jalan-jalan sama kamu.

Jangan Hubungin Aku Lagi
Pasti kamu sering dengar cewek kamu bilang “jangan hubungin aku lagi” ketika kalian berantem. Pada dasarnya cewek itu senang di rayu dan di kejar, kalau dia ngomong kayak gitu berarti dia berharap kamu terus hubungin dia lagi walaupun hubungan kalian lagi ada masalah.

Diam
Kata pepatah diam adalah emas. Kalau kalian lagi berantem dan cewek kamu diam, artinya dia udah marah banget sama kamu. Cewek kalau lagi marah banget, lebih pilih diam dari pada ngomel-ngomel. Nah, kalo cewekmu udah diam terus, kamu sebaiknya berdoa kepada Tuhan demi keselamatan jiwamu.






sumber from : http://www.nyunyu.com/main-article/detail/rabu-bahasa-kode-kode-cewek#.VuuNSOJ97IV