Sabtu, 13 Oktober 2012

Cara Sehat Mengkonsumsi Mie Instan

Mie Instan seringkali dijadikan sebagai menu makanan saat Anda sedang terburu-buru. Selain kepraktisannya, mi instan juga memiliki rasa yang nikmat dan gurih. Tak heran banyak orang menyukai dan ketagihan untuk mengkonsumsinya.

Selain rasanya yang enak, mie instan juga akan berdampak buruk bagi kesehatan. Bumbu yang ada dalam mi instan mengandung kadar garam dan pengawet, seperti monosodium glutamat (MSG) yang tinggi, sehingga pada orang yang memiliki hipertensi, kegemukan dan diabetes tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya.

Dilansir DetikHealth, Titi Sekarindah, MS. SpGK, pakar gizi dari Rumah Sakit Pertamina, Jakarta mengatakan bahwa mie instan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi orang yang gemuk, hipertensi, atau diabetes. Karbohidrat yang terkandung di dalamnya sudah mengalami proses berkali-kali yang membuatnya mudah sekali diserap sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Bagi Anda penggemar mie instan, lebih baik mengurangi untuk mengonsumsinya. Tujuannya adalah demi kesehatan tubuh Anda. Jika ingin memakannya pun Anda harus olah secara sehat. Bagaimana cara mengelola mi instan agar tetap sehat? Untuk mengetahuinya, sebaiknya Anda simak tips berikut ini:

  1. Mengonsumsi minimal seminggu sekali. Sudah diketahui banyak orang bahwa tidak baik untuk kesehatan jika mengonsumsi mi instan terlalu sering. Mie instan boleh-boleh saja Anda konsumsi tapi minimal satu minggu sekali saja. Itupun jika Anda benar-benar ingin memakannya. Jangan biasakan diri Anda untuk mengonsumsi mie instan jika tidak selera dengan masakan lain dan jangan juga menjadikan mie instan sebagai makanan pokok. 
  2. Jangan memakai air rebusannya. Mengonsumsi mie instan dengan memakai air rebusannya memang sangat lezat. Namun, hal ini jangan Anda biasakan karena dalam jangka panjang, bahan kimia tersebut akan sangat berbahaya bagi kecantikan wajah dan kulit. Kulit Anda akan menjadi kering dan menimbulkan berbagai gejala penuaan dini. Alangkah baiknya, jika mengonsumsinya menggunakan air rebusan yang baru saja agar bisa mengurangi risiko terkena efek negatif. 
  3. Tambahkan sayur Agar tetap sehat mengonsumsi mi instan. Anda bisa tambahkan berbagai jenis sayur. Tambahkan sayur-mayur, seperti tomat, sawi hijau, toge, daun bawang, dan sayuran kesukaan Anda lainnya. Dengan menambahkan sayur-mayur di dalamnya, setidaknya Anda mempedulikan kesehatan tubuh agar tetap sehat. 
  4. Jangan memakai nasi. Kandungan karbohidrat juga ada di dalam mie instan. Untuk mengonsumsinya, jangan lagi Anda tambahkan nasi. Nasi juga memiliki karbohidrat sehingga jika Anda memakan secara bersamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Selain menambahkan sayur-mayur, Anda juga bisa menambahkan berbagai jenis makanan lain yang memiliki kandungan protein, seperti telur. Bagaimanapun juga mie instan tidak bisa menggantikan makanan penuh. Mie instan tetap akan dianggap sebagai makanan bantu sementara untuk menunda rasa lapar. Selain tidak baik untuk jika dikonsumsi secara terus-menerus, kandungan gizi di dalam mi instan juga tidak memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Gangguan kesehatan yang bisa ditimbulkan bila Anda terus-menerus mengkonsumsi mie instan, seperti obesitas, kenaikan kadar gula darah, kenaikan tensi tubuh, dan lain sebagainya.
Sumber : CiriCara.com

1 komentar: